Skip to content
March 21, 2014 / kimsanada

Berpikirlah..

Sampah visual ada di mana-mana. Sering ketemu, kan?

Ada yang bikin spanduk biasa, bahkan ada yang sampai unik. Macem-macemlah.

Nah.. Tentang modal, kira-kira seberapa banyak yang dikumpulin untuk bikin promosi semacam itu?

Atau… Biasanya kan ada tuh yang bagi-bagi kaos bergambar caleg.. Katakanlah per kaos Rp.20.000, dibagikan secara free, misalnya ke 1000 orang pendukungnya. Totalnya berapa tuh?

Bagaimana kalo… Nominal dengan total segitu disumbangkan melalui @SRbergerak #SedekahRombongan?

Kisah lain..

Ketika ada bencana banjir di Pekalongan sekitar bulan Januari-Februari, saya melihat secara langsung, ada mobil bergambar caleg yang ‘mangkal’ di lokasi pengungsian. Jujur saja, saya nggak ngerti apa maksud si pemilik mobil bergambar caleg itu berhenti di sana.

Lalu..

Beberapa waktu lalu saya menonton seorang caleg cewek yang berprofesi sebagai guru Matematika tengah berendam di sebuah sungai daerah Ngawi, Jawa Timur. Kemarin diundang di Hitam Putih, disinggung mengenai ritual ketika nyaleg, si orang itu nggak mau disebut menjalani ritual, yang notebene istilah ritual itu familiar dengan dunia perdukunan, tapi maunya dikatakan bahwa prosesi yang dilakukan adalah bentuk mendekatkan diri pada hati dan alam. Menurutnya, prosesi itu bermuara pada pendekatan diri pada Tuhan.

Dari beberapa hal tadi, apa yang kamu pikirkan?

Apa pula tanggapanmu?

Ditunggu di kolom komentar..😉

 

= = = = =

Salam hangat,

@HakimJASA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: