Skip to content
December 27, 2013 / kimsanada

Feedback Penuh Arti

Bekerja itu bisa dengan jadi pengusaha, bisa jadi karyawan. Jangan pernah menjelek-jelekkan salah satu dari profesi tersebut. Karena apa? Itu bukanlah tindakan yang bijak.

Alhamdulillah saat ini saya diberi kesempatan untuk menjadi karyawan dari sebuah koperasi yang saat ini menjadi salah satu terbesar di Indonesia, Koperasi Simpan Pinjam (KOSPIN) JASA. Senang rasanya bisa bergabung dengan koperasi sekelas JASA, terlebih karena berkantor-pusatkan di Pekalongan.

Anyway.. Posisi saya sekarang ini sebagai Kasir / Teller di Kantor Kaspem Kemantran Kospin JASA Tegal. Sebelumnya saya bertugas di KOSPIN JASA Cabang Tegal di Jalan Gajahmada dengan posisi yang sama. Nah, di posisi saya ini, saya setiap hari pasti bertemu dengan banyak orang. Iya, karena saya berada di garda terdepan untuk transaksi keluar-masuknya uang.

Keuntungan yang saya dapatkan, saya bisa mengamati sifat-sifat anggota koperasi yang datang. Begitupun dengan perilaku mereka. Jadi saya belajar mempraktekkan ilmu yang selama ini saya tuntut di kuliah. Saya berupaya mengerti apa dan bagaimana harus bertindak dan berbicara pada orang lain.

Secara singkat, seperti di bank, di KOSPIN JASA pun menyediakan slip setoran dan pengambilan untuk anggota yang mau bertransaksi di kasir. Terkadang beberapa orang tidak melengkapi slip tersebut secara benar. Saya tergerak untuk membantu anggota yang mungkin lupa atau tidak tahu bagaimana harus mengisi slip transaksi tersebut.

Beberapa orang yang membawa setoran uang tunai  bernominal besar (mulai puluhan juta ke atas), ketika saya bantu untuk melengkapi form di slip setoran, respon mereka seperti mengangguk saja atau menjawab “Hmmm..”, kadang ada yang mengucap, “Iya..” 

Sedangkan beberapa orang yang membawa setoran uang tunai bernominal kecil, ketika saya bantu untuk melengkapi form slip mereka, ada yang menjawab, “Iya, Mas.. Maaf nggak tau cara ngisinya..”, ada juga yang bilang, “Iya, terima kasih, Mas..”

JLEB!!!

Respon itu yang bikin hati saya bahagia. Iya, seneng bukan main..

Bukan maksud hati haus rasa terima kasih, tapi lihat konteksnya.. Siapa yang MAU mengucapkan terima kasih?

Bagi sebagian orang, mengucapkan terima kasih itu adalah hal berat, namun tidak bagi sebagian orang yang lain.

Saya angkat topi untuk mereka yang MAU mengucapkan terima kasih pada sesamanya yang telah membantu. Itulah feedback penuh arti buat saya.

Semoga ini menjadi renungan agar kita dibukakan pikiran untuk terbiasa memberikan respon “terima kasih” pada siapapun yang meringankan urusan kita.🙂

= = = = = = =

Salam dangdut selalu dari Pekalongan.

Twitter : @kimsanada

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: