Skip to content
December 21, 2012 / kimsanada

Cukup Hari Ini. Benarkah?

Malam makin larut.

Usahamu telah surut.

Cukup hari ini menikmati kepayahan.

Cukup hari ini menikmati keletihan.

Cukup hari ini.

Benarkah?

Sedang esok mentari kembali.

Menghujamkan terang pada jalanmu.

Untukmu bedakan, mana hitam mana putih.

Untukmu mengerti, mana satu, dua dan tujuh.

Lalu kepayahan itu kembali padamu.

Bersama keletihan membaur menggerogoti ragamu.

Cukupkah hanya hari ini?

Hanya kau yang tahu.

Itu hidupmu.

Kebahagiaanmu esok, takkan pernah terbeli.

Jika dengan setetes keringat.

= = =

*Pekalongan, 21 Desember 2012

One Comment

Leave a Comment
  1. MasAndank / Jan 1 2013 2:30 am

    puisinya bagus mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: