Skip to content
November 1, 2011 / kimsanada

Wakil Rakyat (Masih) Tidur Saat Rapat? Ini Solusinya!

Tidur itu manusiawi. Salah satu kebutuhan manusia buat ngejaga kesehatan tubuh. Manusia bukan robot, bisa juga capek dan butuh tidur. Yak, sekali lagi tidur itu manusiawi.πŸ™‚

Tapi coba lihat tayangan ini:

Apakah perilaku tidur mereka masih tergolong manusiawi?Β Coba diingat, untuk apa mereka duduk di sana? Sampai-sampai mereka bisa asik tidur di tengah rapat. Di saat mereka harusnya bekerja. Masih untung mereka bisa duduk di posisi seperti itu. Mereka nggak perlu susah payah keliling kota untuk menjajakan makanan di atas gerobak, atau memunguti sampah sepanjang jalan, atau menjadi kuli angkut di pasar yang bermandikan peluh setiap hari.

Seandainya mereka (wakil rakyat) mau sebentar aja ngerasain bagaimana perjuangan orang-orang yang diwakilinya, tentu mereka akan lebih bijak dalam bekerja. Gimana enggak, wakil rakyat bisa tidur manis saat jam kerja, tapi gaji bulanan tetep mengalir, sedangkan orang yang mereka wakili saat sehari aja bermalas-malasan, tentulah mereka bingung gimana cara mencukupi kehidupan mereka sekeluarga.

Kalo aja wakil rakyat itu berpendapat begini: “Lho, saya sama mereka kan berbeda. Saya sekolah tinggi. Jadi wajar kalau mendapat fasilitas enak..”. Kalo dapet fasilitas enak, kenapa malah keenakan? Sampai lupa tuh, mana waktu untuk bekerja dan mana waktu untuk bersantai.πŸ˜†

youtube.com

Jadi ingat saat ada kegiatan Temu Dekanat di fakultasku. Kegiatan itu ditujukan sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan suaranya, biar terdengar langsung oleh pihak dekanat selaku pengelola fakultas.

Seorang mahasiswi baru ngeluhin tentang kursi yang dipakai untuk perkuliahan. Kursinya terbuat dari kayu, yang itu artinya keras untuk diduduki, sedangkan ada beberapa mata kuliah yang harus ditempuh seharian penuh dari jam 9 pagi sampai 3 sore. Sang mahasiswi ngusulin, gimana kalo kursinya diberi busa biar nyaman saat diduduki.

Pihak Dekanat menanggapi usulan itu yang pada intinya kurang lebih begini: “Kalau kursinya diberi busa, nanti kalian ngantuk..”

Tawa pun membahana di seantero ruangan Temu Dekanat saat itu. Kalo dipikir, memang benar juga kalimat itu. Semakin empuk tempat duduk, semakin membuat nyaman, semakin mudah mendorong seseorang untuk tertidur.:mrgreen:

Coba kaitkan kasus barusan dengan inti tayangan video tadi. Cocok nggak tuh?:mrgreen:

youtube.com

Kesimpulan pun ku ambil. Biar nggak ada lagi wakil rakyat yang tidur saat rapat, GANTI AJA TEMPAT DUDUK MEREKA DENGAN KURSI KAYU.:mrgreen:

Kalo aja ide ini beneran direalisasiin, tentu bakal menjadi sesuatu yang menggemparkan. Gimana enggak, mereka udah terbiasa duduk di tempat yang empuk, mana mau ganti duduk di kursi kayu. Maunya kan kerja enak, gaji lancar dan kalo bisa gaji naik terus.πŸ˜†

________

@hakeem_

15 Comments

Leave a Comment
  1. bahtiaryunus / Nov 1 2011 10:29 am

    kursi listrik sekalian brur… 3:D

    • Hanif Mahaldi / Nov 1 2011 1:34 pm

      setuju nih, kursi listrik aja, kejut2 sedikit. hehe.
      setahu saya sih, rapat yang lama itu memang membuat ngantuk mas. di perusahaan internasional, diketahui rapat maksimal hanya sampai 2 jam. dan itu tidak setiap rapat. terkadang cuma 1 jam saja. mungkin durasi yg terlalu lama, perbedaan pendapat yang tidak perlu, menjadikan rapat dewan selalu membosankan. tidur deh. haha.

      • kimsanada / Nov 2 2011 10:36 am

        Iya mas..
        Durasi juga jadi faktor penentu tidur-enggaknya.
        Saat yang tepat kali ya, biar wakil rakyat belajar ngomong efektif dan logis, biar nggak kelamaan rapat. Ngantuk pun bisa diminimalisir.πŸ˜€

    • kimsanada / Nov 2 2011 10:34 am

      Kasiman gan..πŸ˜†

  2. Asop / Nov 2 2011 2:07 pm

    Huahahaha, kasihan juga sih ya, kalo kursi ruang sidang paripurna DPR diganti jadi kayu, orang2 tua yang di sana jadi sakit punggung.πŸ˜†

    • kimsanada / Nov 9 2011 11:09 pm

      Itung-itung nambah rejeki buat tukang pijat, mas..:mrgreen:

  3. jarwadi / Nov 2 2011 7:18 pm

    hahaha, mungkin semalaman mereka lembur mempersiapkan materi rapat, eh, apapun alasannya kan ngga boleh seperti itu ya, atau kalau tetep ngantuk diganti saja dengan yang tidak ngantukan

  4. Adi Wibowo / Nov 3 2011 10:12 am

    kalau rapatnya siang mereka ngantuk, kenapa rapatnya ga diganti malem aja ya gan?
    jadi begadang sambil rapat kan enak tuh.hehehe….

  5. gadgetboi / Nov 5 2011 12:51 am

    saya udah pernah nyobain duduk di kursi DPR. sumpah engga enak bos! hebat aja ada yang bisa sampai tidur! itu berarti antara kurang tidur sehingga asupan oksigen ke otak enggak lancar atau malah karena otaknya engga ada sehingga dengerin rapat aja ngantuk.:mrgreen:

    • kimsanada / Nov 9 2011 11:18 pm

      πŸ˜†
      Semoga mereka nggak baca komentarmu mas.. Sangat nancep lho..πŸ˜†

  6. dinneno / Nov 8 2011 5:25 am

    apa setiap orang yang duduk di kursi DPR akan menjadi ngantuk mendadak ya disaat-saat tertentu?πŸ˜€

    • kimsanada / Nov 9 2011 11:18 pm

      Buktikan sendiri bro..πŸ˜€

  7. Sihar / Aug 1 2012 1:37 am

    aduh baru lihat ini yang tidurnya kesorot

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: