Skip to content
July 14, 2011 / kimsanada

Nonton SKUT, Nyok..

Sore kemarin aku baru aja nonton film Surat Kecil Untuk Tuhan di bioskop Citraland, Semarang. Nonton yang jadwal jam 15.00 WIB. Sebenarnya sih, aku malah nggak ngerti kalo ada film (yang ternyata) sebagus itu sebelumnya, kalo saja cintaku nggak ngasih tau.:mrgreen:

thebestmoviereview.com

Lalu nontonlah kami berdua, beserta penonton-penonton yang lain pada jam tiga sore tadi. Penonton pun penuh memadati tempat duduk pada jadwal film sore itu. Tampaknya film itu memang lagi anget-angetnya, secara, menurut wikipedia sih emang baru dirilis 7 Juli 2011 kemarin.:mrgreen:

Surat Kecil Untuk Tuhan yang disingkat SKUT, emang film recommended banget lho. Adegan yang ada, nggak sedikit yang mampu menyayat hati, terutama aku dan cintaku. Dia bahkan sampe menghabiskan berlembar-lembar tisu untuk ngusapin air matanya. Kalo aku sih, cuma keluar dikit aja, nggak perlu ngusap pake tisu. Iya, dikit aja, tapi langsung netes.😆

Yah, namanya juga lelaki, kalo ketahuan netesin air mata kan malu. Begitu netes (dikit), langsung deh aku usap secepat kilat hingga nggak berbekas. Faktanya memang adegannya bikin jleb banget.😦

Oh iya, sebelumnya, aku mau sedikit ngisahin tentang isi film SKUT.

Jadi, ada seorang cewek bernama Gita Sesa Wanda Cantika yang biasa dipanggil Keke seumuran SMP lagi asik-asiknya menikmati masa sekolah dan tentunya perasaan khusus pada lawan jenis. Dia jatuh hati pada siswa cowok bernama Andy.

Keke memiliki keluaga yang udah nggak harmonis lagi. Orangtuanya bercerai. Keke tinggal bersama ayah dan kedua kakak laki-lakinya, hanya ibu yang memisahkan diri dari rumah mereka, karena perceraian itu. Keke dikelilingi enam sahabatnya, mereka kompak dan saling mendukung. Sebuah persahabatan yang ideal.🙂

Keke, dengan gejala sering mimisan dan mata kiri yang sakit, ternyata mengidap sebuah penyakit langka, yaitu Kanker Jaringan Lunak. Penyakit itu yang membuat wajah kiri Keke jadi tampak seperti monster. Sampai-sampai muka Keke ditakuti oleh orang lain. Hal itu bikin dia sedih.

Bermacam pengobatan dijalani Keke, sampai akhirnya dikemoterapi. Setelah kemoterapi selesai, wajah Keke pun kembali seperti sedia kala. Sang dokter pun memuji tekad Keke untuk sembuh hingga mampu mengalahkan sel kanker. Namun, kebahagiaan tersebut nggak berlangsung lama, sekitar setahun kemudian sel kanker muncul lagi, saat itu sel kankerlah yang gantian mengalahkan Keke. Rambut Keke mulai rontok, hingga habis tanpa sehelai pun rambut di kepala. Endingnya pun sangat menyedihkan. Ayah, ibu, kedua kakak dan keenam sahabatnya harus merelakan kepergian Keke.😦

Asiknya dari film itu, nggak melulu adegan sedih yang dimunculin. Malahan ada beberapa adegan lucu yang nyisip di tengah-tengah film. Aku sampai beberapa kali ketawa karenanya. Beberapa adegan lucu yang kuingat adalah saat:

  1. Keke diantar ayah dan asisten pribadi ayahnya untuk berobat. Setelah tau suntikannya besar, Keke menggeleng untuk melanjutkan pengobatan.
  2. Asisten ayah Keke menggendong kakak Keke di taman.
  3. Asisten ayah Keke ikutan muntah saat menemani Keke yang muntah karena efek menjalani kemoterapi.

Itu bocoran beberapa adegan lucu sisipan. Emang nggak secara vulgar aku jelasin di sini, bisa-bisa malah unsur lucunya ilang.😛

Kalo pengen tau, tonton aja filmnya sendiri.😛

Lalu, ada juga beberapa scene yang tadi ku bilang jleb banget, yaitu saat:

  1. Keke mengetahui kalo ternyata sakit yang dideritanya adalah sebuah penyakit kanker.
  2. Rambut Keke mulai rontok sedikit demi sedikit, keenam sahabatnya memotong ujung rambut masing-masing. Itu sebuah aksi solidaritas yang nyata, tanpa banyak bicara.
  3. Salah satu sahabat Keke menangis saat melihat kostum tari Keke hanya menggantung tanpa bisa dipakai untuk menari pada saat hari H.
  4. Pamungkasnya adalah saat Keke menulis sebuah pesan terakhir di hadapan ayah ibunya, yaitu “Keke Mau Pergi”.

Nggak nggak nggak kuat. Aku nggak kuat. Kebawa sedih.😦

Selain adegan sedih, ada juga lho adegan romantis khas remaja. Lihat aja gimana si Keke mau makan setelah Andy yang dateng untuk membujuknya makan, plus mainin sebuah lagu meskipun itu hanya bagian reff-nya aja. #eaaa.:mrgreen:

Kurang lebih hanya segini yang bisa aku sampaikan lewat tulisan sederhana ini. Sekali lagi ku bilang, film ini recommended banget. Tekad untuk pantang menyerah terhadap keadaan, lalu indahnya sebuah keluarga serta tentang persahabatan ada di film itu. Daripada sekedar nonton film hiburan, film SKUT lebih dari sekedar menghibur.🙂

Buat yang penasaran, segeralah menonton.😉

Referensi lain:

http://showbiz.vivanews.com/news/read/232760-di-balik-pembuatan–surat-kecil-untuk-tuhan-

http://showbiz.vivanews.com/news/read/230152-kisah-nyata-gadis-penderita-kanker

6 Comments

Leave a Comment
  1. Bowo Cliquers'cll / Jul 14 2011 10:13 pm

    Like

  2. @nonaedda / Jul 14 2011 11:29 pm

    kayaknya bagus nih,, ntar deh ane tunggu filmnya😀

    • kimsanada / Jul 15 2011 7:02 am

      Wokeeeh… Selamat menunggu…
      *mainin lagu menunggu si Rossa*:mrgreen:

  3. fildza / Jan 3 2012 8:54 am

    akukmaren gak liat….nah tggu CD juga gak ada
    hauhhhhhh :(:'(

  4. dafi / Mar 15 2012 9:26 am

    mmmm kapan dvdnyanya keluar

  5. rini octavianie / Apr 10 2012 8:03 am

    yoyoyi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: