Skip to content
April 23, 2011 / kimsanada

4 Manfaat Menulis Ala Kim

(berbagai sumber)

Pemanfaatan jejaring sosial semakin meledak. Efeknya saya rasa lebih dahsyat dari sebuah bom. Terbukti, dimana-mana banyak ditemui orang sedang mengakses situs pertemanan. Pengguna Facebook membludak dari tahun ke tahun, lalu pekicau Twitter yang mampu menggoncang dunia lewat beberapa Trending Topic (TT) dari Indonesia. Ada juga Koprol yang ke depannya masih berpeluang untuk ikut meledak.

Nggak sedikit user jejaring sosial yang rajin update status atau komentar sana-sini. Hampir tiap menit pula. Lumayan kalo isi status atau tweetnya berkualitas, nah kalo sekedar curhat-curhatan doang dan terus-terusan ya bikin males dong, kayak saya sendiri. Hihihi.

Ini tulisan ditujukan untuk orang-orang yang kepengen nulis tapi belum kesampaian. Jika anda termasuk yang udah terbiasa nulis, tampaknya tulisan ini akan membosankan. Hehehe.:mrgreen:

Siapa nih yang merasa kesulitan untuk menulis? Ayo ngaku aja, nggak dosa kok.:mrgreen:

Saya pikir sih, aneh aja kalo katakanlah udah seusia anak SMA atau kuliahan masih merasa kesulitan menulis. Sebentar-sebentar, saya mau memperjelas kalo cakupan menulis yang saya maksud di sini adalah membuat tulisan, bisa dengan memakai pena dkk ataupun dengan bantuan keyboard alias mengetik. Yang penting hasilnya adalah karya tulis. Secara, ini kan jaman modern, jadi lebih condong ke proses menulis menggunakan keyboard PC.:mrgreen:

Sadar nggak ya, kalo pelajaran tulis-menulis itu sudah diberikan sejak jaman SD, bahkan saat ini di TK pun sudah mulai diajarkan. Bahkan, cara menyampaikan pelajaran berhitung atau menghafal pun menggunakan tulisan. Sang guru menulis di papan tulis dan siswa menirukan. Namun, pada perkembangannya hanya segelintir orang saja yang mampu dan mau mengolah kalimat menjadi sajian menu yang sedap disantap mata. Merekalah yang cocok disebut sebagai penulis.๐Ÿ™‚

Kesimpulannya, pengembangan skill menulis itu menjadi pilihan bagi tiap individu, karena menulis itu bukan sekedar bakat, tapi lebih pada kemauan yang kuat.

Setelah melakukan pengamatan dan berdasarkan pengalaman, saya pribadi menyebutkan ada empat manfaat menulis:

1. Katarsis

Saat seseorang merasa gelisah misalnya, perasaan yang ada akan terasa berkurang ketika dituliskan. Saya sudah membuktikannya. Saat marah, saya pernah ngamuk dengan menulis di secarik kertas. Setelah menulis, benar-benar plong rasanya. Sisi positifnya, orang lain nggak perlu mengetahui kita ngamuk.

Melakukan katarsis sih emang nggak salah, cuma kalo sering merasa nggak nyaman berarti ada yang salah. Ketidaknyamanan bisa muncul karena seringnya mengeluhkan suatu hal. Buat yang terlampau hobi mengeluh, coba tulis aja semua keluhanmu sampai bingung mau nulis apa lagi. Lalu, baca tulisanmu sampai selesai. Resapi semuanya, ngapain sih pake ngeluhin banyak hal dalam hidup? Bukankah itu malah menambah beban pikiran?๐Ÿ™‚

2. Sharing

Melalui tulisan, seseorang dapat menularkan ilmunya. Semua orang tampaknya sudah mengerti akan hal ini. Coba deh tengok masa sekolah kita dulu (khusus buat yang udah tua-tua.hehe), pedoman untuk belajar memakai buku kan? Kalo jaman sekarang, buku nggak melulu kumpulan kertas tapi udah nyerempet ke elektronik, jadilah e-book (elektronik book).

Sebagai media berbagi, kita bisa nyampein unek-unek lewat tulisan kok, suratlah namanya. Ceileee, jadi inget masa kirim-kiriman surat cinta. Hihihi. Surat itu istilah jaman dulu, kalo sekarang lebih dikenal dengan nama SMS.:mrgreen:

Untuk kalangan blogger, manfaat jenis ini sudah didapatkan. Melalui blog, seorang blogger telah membagi baik itu sekedar informasi maupun opini pribadi.

3. Hiburan

Nggak bisa dipungkiri, kalo tulisan juga bisa menjadi sarana hiburan. Nggak hanya televisi, game ataupun jejaring sosial aja, tapi tulisan juga bisa melakukan fungsi serupa. Lihat saja, banyak buku semacam novel di toko buku. Buku bergenre seperti itu biasanya untuk hiburan. Meski ada juga buku-buku serius semacam buku wajib pelajaran tertentu yang dianggap sebagai hiburan, karena sejatinya hiburan itu bersifat subyektif. Orang yang suka humor ya hiburannya buku-buku humor, kalo orang yang seriusan ya hiburannya buku-buku โ€œberbobotโ€. Betul, kan?๐Ÿ™‚

Terkait dengan kemunculan e-book, saya nyoba merilis draft buku hiburan di artikel Sisipan Akhir Tahun.:mrgreen:

4. Reward

Dengan menulis, kita bisa mendapatkan reward. Hadiah itu bisa berbentuk apresiasi dari pembaca, uang atau nama besar.

Menulislah dengan kesungguhan dan dapatkan apresiasi dari pembaca anda. Jangan sepelekan poin ini karena sudah menjadi kodrat manusia ingin dihargai keberadaannya. Apresiasi pembaca akan menambah motivasi menulis kita.๐Ÿ™‚

Manfaat reward dalam bentuk uang bisa dengan mudah lho kita dapatkan. Hanya saja jalan yang ini sedikit lebih serius dari yang hanya mengharap apresiasi pembaca. Menulis dalam bentuk buku atau pun blog bisa menghasilkan uang. Seperti yang sudah biasa kita jumpai, menulis review suatu situs atau produk bisa mendatangkan uang bagi penulisnya, atau berbisnis dummy blog pun bisa menghasilkan sejumlah uang.

Nah, yang manfaat menulis untuk mendapat nama besar ini biasanya akan otomatis menyertai, jika si penulis sudah menghasilkan karya berkualitas yang dicari banyak orang. Perjuangan model itu yang kurang lebih disebut branding. Di sinilah pinter-pinternya kita mencari ide tulisan yang tak lekang oleh waktu dan tahan lama bertengger di posisi atas mesin pencari. Asyik kan, kalo kita bisa menulis sambil mengisi dompet.:mrgreen:

Itulah empat poin yang saya lihat selama ini. Tinggal pilih mau mengambil manfaat yang mana, sesuaikan dengan target kita. Atau mau mengambil ke-empat manfaatnya langsung?ย  Yang penting, konsistenkan satu-persatu secara bertahap. Ibarat menjadi Orang Kaya Baru (OKB) pasti akan kaget tuh kalau langsung mengambil semuanya.๐Ÿ˜›

Prinsip usaha berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian tampaknya masih relevan untuk menjadi patokan dalam berusaha dalam hal apapun, termasuk menulis. Jangan pantang menyerah. Sekali pun gagal, pantang bagi kita untuk berhenti menulis. Segera tuliskan idemu!๐Ÿ™‚

Ada yang mau menambahkan atau mengurangi poin di atas?๐Ÿ™‚

4 Comments

Leave a Comment
  1. ohdediku / Apr 23 2011 6:10 am

    Wkekekek…..
    Banner e ngawu2…. jossss gede tenan :))

    • kimsanada / Apr 24 2011 8:27 pm

      ben puas gan.. sing gede sisan.. hahaha๐Ÿ˜†

  2. retno setyoningtyas / Apr 24 2011 9:24 am

    Retno ngeblog juga cuma buat curhat LOL.

    • kimsanada / Apr 24 2011 8:32 pm

      Lanjutkan buuu.. Saya tetap menanti tulisan demi tulisanmu. Asik.๐Ÿ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: