Skip to content
January 9, 2011 / kimsanada

Masih Mau Merokok?

Polusi udara jaman sekarang udah sangat parah. Ada yang dari asap pabrik, asap knalpot kendaraan bermotor, ada juga yang dari asap rokok. Semua sumber polusi itu membuat gak nyaman orang yang gak menyukainya. Buat golongan yang menyukainya, saya salut banget. Gak sembarang orang bisa menjadi seperti mereka, yang mengonsumsi polusi bagi diri mereka sendiri.

Di antara ketiga macam polusi tadi, yang bikin saya gemes itu asap rokok. Kalau asap pabrik kan bisa dihindari dengan tidak berada di dekat lokasi pabrik. Sedangkan asap knalpot kendaraan bermotor bisa dihindari dengan gak dekat-dekat jalan tempatnya melintas. Kalau asap rokok, hampir bisa dimana saja bisa ditemui. Di rumah sendiri, warung, warnet, rental Playstation atau tempat lain bisa menjadi lokasi orang asik ngasap.

 

http://www.google.co.id/imgres?q=rokok&um=1&hl=id&client=firefox-a&sa=X&rls=Swiftfox:en-US:unofficial&biw=1280&bih=603&tbs=isch:1&tbnid=cSEhBrExhYFllM:&imgrefurl=http://maixelsh.wordpress.com/2010/11/08/rokok/&imgurl=http://maixelsh.files.wordpress.com/2010/11/rokok.gif&zoom=1&w=470&h=321&iact=hc&vpx=967&vpy=271&dur=831&hovh=185&hovw=272&tx=164&ty=74&ei=UZwpTbW_FYf5cazJ2NwB&oei=IJcpTdfTBYHevwOo_5DgBA&esq=7&page=1&tbnh=137&tbnw=184&start=0&ndsp=21&ved=1t:429,r:13,s:0

Rokok - sumber google.co.id

Udara yang udah kecampur sama asap rokok pasti menyiksa saya. Gak betah rasanya berlama-lama di tempat yang dipenuhi asap rokok. Sering saya temuin kondisi seperti itu ketika berada di dalem bus ekonomi antar kota yang mengantar saya menuju kota Semarang.

Ketika orang sebelah mulai menyalakan rokok, saya mulai bersiap akting untuk batuk. Itu cara saya menunjukkan ketidaksukaan pada asap rokok. Memang gak efektif sih, buktinya walaupun saya batukin berkali-kali dalam tempo yang lumayan lama, tetep aja perokok di sebelah saya gak tanggap. Bisa saya katakan, sensitifitasnya sangat rendah. Sebal sekali ketika menjumpai perokok yang seperti itu.

Memang, di dalam bus kelas ekonomi tidak ada larangan merokok, tapi kalau orangnya bisa menghormati orang lain, tentulah mampu menahan diri untuk tidak merokok terlebih dulu. Bukannya malah ngebul mulu, gak mau tau orang di sebelahnya protes lewat akting batuk. Padahal, makan permen bisa menjadi salah satu alternatif untuk mereka.

Saya akui, industri rokok menempati singgasana yang tinggi di Indonesia. Sampai bisa jadi sponsor olahraga kayak bulu tangkis dan sepak bola. Plus, bisa ngasih beasiswa buat generasi muda berprestasi yang kepengen melanjutkan studi. Namun, kegiatan merokok bukanlah hal yang baik.

Buktinya, sudah ada peringatan di bungkusnya padahal lho. Kalo merokok itu bisa menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin. Kanker yang berupa penyakit mengerikan itu, maupun kanker yang berarti kantong kering alias duit abis. Lalu, jantung bisa bermasalah gara-gara hobi merokok, kasihan jantung karena masing-masing dari kita cuma punya satu, gak ada toko yang menjualnya. Sedangkan impotensi, bagi cowok hal ini merupakan hal yang mengerikan. Masa depan mereka menjadi taruhannya. Tugas perkembangan untuk melanjutkan keturunan bisa terkendala karena terlampau sering mengonsumsi rokok. Kalo gangguan kehamilan dan janin buat perokok pria sih gak mungkin terjadi. Kaum adam gak bisa hamil, walaupun dipaksa gak bakalan tekdung. Percaya deh.:mrgreen:

Kembali ke pernyataan di atas kalo saya gak suka menjadi perokok pasif, kemudian saya mencari informasi dari media, saya mendapatkan fakta yang mengerikan tentang perokok pasif. Saya mendapat info nih di vivanews.com yang bersumber dari data Global Youth Survey, jika pada tahun 1999-2006 ada sebanyak 81% anak usia 13-15 tahun di Indonesia yang menjadi perokok pasif. Padahal menurut Setyo Budiantoro dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), prosentase orang yang menjadi perokok pasif di dunia hanya 56% saja.

Survei tersebut juga menunjukkan bahwa lebih dari 150 juta penduduk Indonesia menjadi perokok pasif di rumah, area perkantoran, tempat umum maupun kendaraan umum. Sedangkan data survei Sosial Ekonomi Nasional 2004 menunjukkan, ada lebih dari 87% perokok aktif merokok di dalam rumah ketika sedang bersama anggota keluarganya.

Penelitian lain dilakukan Sweedish National Board of Health and Welfare dan Bloomberg Philanthropies yang mana menyatakan bahwa sebanyak 600 ribu perokok pasif meninggal setiap tahunnya di seluruh dunia.

Dari penelitian berbeda yang dilakukan oleh WHO di 192 negara sejak tahun 2004, didapatkan data sekitar 40% anak-anak dan lebih dari 30% wanita dan pria menjadi perokok pasif. Berdasarkan analisa penelitian tersebut, efek buruk menjadi perokok pasif memicu peningkatan kasus kematian akibat penyakit jantung sebanyak 379 ribu orang, kematian akibat gangguan pernapasan menimpa 165 ribu orang, kematian yang diakibatkan asma sebanyak 36.900 orang dan ada 21.400 orang meninggal karena kanker paru-paru.

Setyo Budiantoro juga menyatakan kalau sebanyak 25% zat berbahaya yang terkandung dalam rokok masuk ke tubuh perokok, sedangkan 75% sisanya beredar di udara bebas yang beresiko masuk ke tubuh orang di sekelilingnya. Hal ini nunjukkin kalau resiko menjadi perokok pasif menjadi tiga kali lebih berbahaya daripada perokok aktif. Parah banget kan.

Lingkungan dengan kesehatan seseorang erat banget kaitannya. Kalau kepengen sehat, lingkungan juga mesti dijaga sebersih mungkin. Nah, begitu juga kalo kepengen bisa membersihkan lingkungan, tentunya kita harus menjaga kesehatan kita.

Loh, kok gitu?

Terus, harus sehat dulu atau bersihin lingkungan dulu nih?

Yang pasti, lakukan yang mana dulu sebisa kita. Gak usah nunggu orang lain nyuruh kita. Masak kita mau dianggap sebagai pesuruh abadi?! Buat saya: No way!

Makanya, lakukan apa yang kita bisa untuk kesehatan diri dan lingkungan kita. Salah satu hal yang nyata adalah gak merokok. Simpel memang. Sepele juga. Harga satu buah rokok tuh berapa sih? Murah kan?!

Buat yang udah jadi pecandu rokok, silahkan kurangi aktifitas tersebut. Jangan mau jadi budak rokok seumur hidup. Jangan mau jadi pabrik berjalan penghasil asap. Masih banyak kok permen dengan bermacam rasa untuk dinikmati sebagai pengganti rokok. Permen karet contoh paling populer untuk mengurangi kecanduan merokok. Bisa dikunyah berjam-jam sampai gak manis lagi. Habis manis, sepah dibuang.

Dengan mulai membiasakan diri kita enggak merokok, maka kita membantu keselamatan lingkungan kita. Baik manusia, flora maupun faunanya.πŸ™‚

Kita gak mau kan kehilangan orang-orang terdekat karena kebiasaan merokok?

Gak perlu koar-koar menasehati orang lain, kalau belum berhenti merokok.πŸ™‚

Perlu diingat juga, lupakan anggapan gak merokok gak gaul. Kalau ada yang ngajakin kamu ngerokok, bilang aja,

β€œSori, guys. Gue masih sayang badan gue.”

“Sori guys. Gue masih sayang orang-orang dekat gue.”

πŸ™‚

Tanpa asap rokok, udara jadi lebih nikmat untuk dihirup.

Saya gak merokok, anda?πŸ˜‰

Peringatan:

Merokok dapat menyebabkan sakit pada diri sendiri maupun orang lain. Bahkan bisa menyebabkan kematian.

Jika merokok masih berlanjut, baca kembali tulisan ini.

:mrgreen:


32 Comments

Leave a Comment
  1. ohdediku / Jan 9 2011 7:47 pm

    KAlau asap rokok, ya jangan deket2 sama orang yg merokok… #EEaaaaaa

    • kimsanada / Jan 9 2011 8:07 pm

      Yang merokok yang ngumpet aja gan.. #GakKalahEaaa

  2. Darin / Jan 9 2011 7:48 pm

    Haduuuuuh kena di saya semua ini mah!πŸ˜€
    Hmm, ok deh saya pertimbangkan lagi. Saya akan mengurangi rokok…teman hehehe

    • kimsanada / Jan 9 2011 8:07 pm

      Selamat berjuang mas! Semoga sukses!πŸ˜€

  3. andi sakab / Jan 9 2011 7:49 pm

    saya perokok berat nih😦

    • kimsanada / Jan 9 2011 8:08 pm

      Mumpung masih ada waktu, kurangi kebiasaan itu mas. Sampai gak doyan lagi buat nyentuh rokok.πŸ˜‰

  4. andry sianipar / Jan 9 2011 7:51 pm

    kalau saja pemerintah mau tegas dan melarang rokok,sebaiknya penjualannya memang benar benar dibatasi dan diupayak untuk tidak menimbulkan korban pada perokok pasif seperti saya… he he he.. setuju ?

    • kimsanada / Jan 9 2011 8:11 pm

      SETUJU! Sesama perokok pasif, mari kita tos. *PLOK*:mrgreen:

  5. john / Jan 9 2011 8:01 pm

    boleh kug merokok, asal asapnya telen sendiri yah … hehehπŸ˜€

  6. khalibran / Jan 9 2011 8:13 pm

    tentang rokok toh hehehe…

  7. Djarum blacj / Jan 9 2011 8:24 pm

    Kl ane si suka2 die gan mau ngerokok apa gak, mw ngerokok dimana aja.
    Toh itu hak dia, emang ente yg gak ngerokok jg punya hak. Sama2 punya hak lah.
    Ane bukan perokok lho gan, tp y ane ngormatin mereka yg ngerokok. Kl mereka tau prinsip ane gini, lama2 juga mereka ngormatin ane, kecuali kl lg ama orang2 baru.

    • kimsanada / Jan 9 2011 8:39 pm

      Sip gan.. Intinya saling menghargailah..
      Menurut ane sih tetep yang merokok harus mengalah, karna data penelitian di atas sangat mengerikan. 3x lebih buruk dampak yang harus diterima perokok pasif gan.
      Udara pada hakekatnya diciptakan bersih, jadi cara merawatnya pun yang berusaha untuk gak mengotorinya.πŸ™‚

  8. vanmovic / Jan 9 2011 8:37 pm

    pyuh,
    untung ane juga kagak ngerokok, pernah nyoba tapi udah tobat sekarang, wkwkπŸ™‚

    • kimsanada / Jan 9 2011 9:01 pm

      Mantap deh.. Selamat terbebas dari perilaku merokok bro!πŸ˜€

      • PB / Jan 9 2011 9:50 pm

        tp jg gak dirokok kan mas aim #koplak

        • kimsanada / Jan 10 2011 1:06 am

          Urung wayahe mas..:mrgreen:

  9. tomi / Jan 9 2011 9:49 pm

    saya juga gak merokok mas..
    save the earth

  10. Andy MSE / Jan 10 2011 8:13 am

    sumpah! saya masih merokok… (dan belum berniat untuk berhenti)πŸ˜€

    • kimsanada / Jan 10 2011 9:13 am

      Wah. Gak niat mandek ik. Gak mendukung regenerasi berarti ki. *lho?πŸ˜†

  11. mirabella / Jan 10 2011 9:58 am

    hmmm,,,, suka mas karena saya memang ga suka ma perokok
    itulah sebab na saya lebih memilih bus yg dilengkapi AC, bukan karena sombong atau sok tapi lebih ke saya yg masih mencintai paru-paru saya untuk tidak menjadi semakin rusak gara-gara asap rokok ^^
    laidislah

    • kimsanada / Jan 10 2011 10:47 am

      Sami.. Tos ah..
      *PLOK*πŸ˜€

  12. igas / Jan 12 2011 7:33 am

    salah satu temanku bercerita kepada kami, saat dia ngerokok di dekat mesjid jumat lalu dia langsung di kejutkan dngn kata2 merokok itu haram oleh seorag dekan, tpi tinggal dkitpak, eman2.hahaha

    • kimsanada / Jan 12 2011 12:39 pm

      Hahaha..
      Memubadzirkan sesuatu itu gak baik mendorong temenmu untuk ngabisin rokok. Semoga dia segera tobat.πŸ˜†

  13. andre / Jan 12 2011 12:19 pm

    tulisan yang menarik banget sob. smoga menang. jadi pengen ikutanπŸ˜€

    • kimsanada / Jan 12 2011 12:40 pm

      Buruan nulis mas.. Situ kan biasa juara lomba..πŸ˜€

  14. Catatan Hery / Jan 16 2011 9:11 pm

    Terima kasih infonya teman, sangat menarik

    Aku ini perokok yang benci asap rokok dari mulut orang lain…hahaha

    • kimsanada / Jan 16 2011 10:13 pm

      Sama2 mas..πŸ™‚

      Wah, tergolong perokok aktif apa pasif ni berarti?:mrgreen:

Trackbacks

  1. Tweets that mention Masih Mau Merokok? | Kimsanada's Blog -- Topsy.com
  2. Beneran Masih Mau Merokok? | Kimsanada's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: