Skip to content
January 27, 2010 / kimsanada

Motor itu Ikhlas…

Familiar kan dengan sepeda motor? Beroda dua, ada joknya, bermesin juga.. Kendaraan yang memudahkan pengguna jalan untuk berpindah tempat baik dekat maupun jauh. Kemudahan seperti itu juga harus dibayar mahal dengan BBM yang tidak murah karena sifatnya yang terbatas, juga karena BBM menjadi salah satu penyebab pemanasan global. Akan tetapi, di sini saya gak akan ngebahas hal seperti itu. Sadar diri belum punya cukup informasi sebagai referensinya…πŸ˜€

Nah, di sini, saya pengen menyampaikan tentang filosofi sepeda motor. Bukan tidak mungkin filosofi yang akan saya ungkapkan ini hanya terbatas pada sepeda motor saja, tetapi bisa juga berlaku untuk karya manusia yang berguna untuk manusia.πŸ™‚

Hal ini beranjak dari pemikiran semalam ketika berkendara bersama mas Roni (seorang kawan yang pernah muncul di Ritual Ikan Bakar). Di tengah hujan rintik-rintik kota Semarang Timur, kita menyusuri jalan “tikus” untuk pulang selepas mencari makan khas anak kost.πŸ˜€

Selama perjalanan, motor mas Roni itu beberapa kali terperosok ke dalam lubang air kubangan hasil bikinan hujan. Beberapa kali juga bagian bawah si motor tergesek jalanan yang tidak rata tertutup air kubangan hujan. Jikalau si motor bisa bicara, bukan tak mungkin dia akan menjerit kesakitan ketika menerima “perlakuan” itu. Namun, si motor tetap diam dalam aksinya. Dia (motor) tetap melaju ke depan, tanpa sedikitpun menengok ke belakang mencari tahu dimana lubang kubangan itu untuk kemudian dihajar habis-habisan karena nyebabin dia terperosok.

Mas Roni bilang, ada baiknya kita menganut filosofi motor sebagai prinsip hidup kita. Filosofi seperti apakah itu?
Yaitu ikhlas ketika menjalankan tugas.

Seperti yang sudah sedikit saya paparkan di paragraf sebelumnya bahwa motor tetap diam meskipun dia terperosok ke lubang kubangan. Tanpa sedikitpun keluhan. Mau cuaca panas ataukah dingin, cerah ataukah hujan, si motor tetap menjalankan kewajibannya dengan maksimal. Dia (motor) tidak bertanya-tanya tentang mau dibawa kemana dia. Yang penting bertugas dengan baik.
Meskipun dia terkadang (sering) mengalami kejadian buruk seperti apa yang saya sampaikan tadi, tetapi sekali lagi, tidak ada keluhan kesakitan dari dirinya. Selama dia mampu, maka dia akan mengabdikan diri sepenuhnya kepada sang pemilik. Namun sedih rasanya ketika si pemilik tidak tahu cara merawat dia. Seringnya yang diketahui pemilik hanyalah menggunakan jasa si motor tanpa mau mengerti apa yang “diinginkan” dia. Hal paling mendasar yang diberikan pemilik kepada motornya hanyalah BBM. Tanpa itu, si pemilik tidak akan bisa memanfaatkan jasa motor. Hal lain seperti kebutuhan perawatan mesin secara rutin ataukah hal sepele seperti masih lengkapkah sekrup si motor sering dilalaikan oleh pemiliknya.

Perjuangan si motor akan meredup ketika dia sudah tidak mampu lagi menjalankan tugasnya. Sering mogok dalam perjalanan, ataukah ketidaklancaran mesin motor menjadi tolak ukur bahwa motor butuh perhatian lebih. Bisa saja itu menjadi indikator bahwa itu tanda-tanda sakaratul mautnya. Maka dari itu, jadilah pemilik motor yang mengerti “keinginan” si motor, janganlah hidup egois.πŸ™‚

“Berjuanglah seperti motor, menjalankan tugas dengan gigih dan pantang mundur tanpa berkeluh kesah.”
πŸ™‚

18 Comments

Leave a Comment
  1. tomi / Jan 27 2010 8:56 am

    betul broo… motor saya yg sudah berjuang dari saya umur 15 tahun jg ttp ikhlas menemani saya sampe skrg saat ini,, emang sih kadangΒ² rewel, tp itu krn salah saya juga yg tidak menyervisnya hehe..

    • kimsanada / Jan 27 2010 9:03 am

      Wah.. Udah berapa taun emang mas?πŸ˜€

      Skrg sih saya blum punya motor sendiri.. tapi setidaknya udah pnya semgt dl buat ngrawat bner2 kalo kelak ud pny mtor ‘plat hitam’.. Hehehe

  2. Andy MSE / Jan 27 2010 8:14 pm

    bukannya mau komen, melainkan cuma mau ngenalin motor saya:
    http://andy.web.id/in-memoriam.php

    • kimsanada / Jan 30 2010 5:09 pm

      udah ane saksikan mas… mantab…πŸ™‚

  3. masiqbal / Jan 28 2010 6:28 am

    setuju…

  4. Gadgetboi / Jan 28 2010 12:00 pm

    Belom aja ada motor yang kayak transformer. Nanti kalau dibawa hujan komplen “ogah ah bos.. Mana ujan, bewcex, naik ojek aja sana”:mrgreen:

    • kimsanada / Jan 30 2010 5:07 pm

      logatnye kayak CinLAu aje om…πŸ˜€

  5. rio2000 / Jan 31 2010 9:05 am

    sebenarnya kalo kendaraan kita binatang seperti “kuda” mereka juga bisa “bicara” kok:mrgreen:

    • kimsanada / Jan 31 2010 10:36 pm

      iya sih… tapi cuman orang-orang tertentu aja yang ngerti… B-)

  6. mbah suwung / Feb 1 2010 5:57 pm

    motor patuh apa bodoh ya???????

    • kimsanada / Feb 1 2010 5:59 pm

      karena gak sekolah, jadi bodoh dan jadi patuh disuruh kemana aja… hehehe

  7. mbah suwung / Feb 1 2010 6:10 pm

    ya kl motor sekolah. apa lagi sampe UNIVERSITAS ternama seperti ente itu. pasti gk akn memakai filosofi itu jg. heheheheheee..jadi inget salah satu film (lupa aku judulnya) disitu diceritakan mobil vw yang punya jiwa. dia slalu memenangkan perlombaan demi sang empunya. tp suatu saat karna vw itu dipertaruhkan dengan motor sport yang super mewah. entah apa yang dirasakan si vw, walo memang vw bisa menang,beberapa meter sbelum finish vw memillih untuk mogok.

    • kimsanada / Feb 1 2010 7:04 pm

      Knp ane dsamain kyk mtor om? Hahaha

      Mengharukan bner itu pelem.. Kyknya ane belom nonton deh..

  8. teguh novoselic / Feb 6 2010 4:33 pm

    gak posting tentang seorang boncenger’s yg gembul dan kdang g tau diri ma motor & pemilik motor inang nya….(boncengernya kan parasit)
    hehehehe

    • kimsanada / Feb 6 2010 4:45 pm

      semoga nanti ada ilham untuk posting itu bro…πŸ˜€

Trackbacks

  1. Tentang Spion Sepeda Motor… « Kimsanada's Blog
  2. Kekuatan Kepepet is OK!!! « Kimsanada's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: